MENGANALISIS PROGRAM AKTUAL PLS BERDASARKAN STRATEGI DAN METODE

A.      Pendidikan Kecakapan Hidup
Strategi yang digunakan dalam program pendidikan kecakapan hidup menurut pemahaman saya, yaitu:
1.         Strategi Fasilitatif
Kecakapan hidup adalah interaksi berbagai pengetahuan dan kecakapan yang sangat penting dimiliki oleh seseorang sehingga mereka dapat hidup mandiri.
Strategi ini menurut saya sesuai dengan program pendidikan kecakapan hidup karena strategi ini menumbuhkan kesadaran pada warga belajar tentang kebutuhan belajarnya dam menghadapkan warga belajar pada persoalan yang membutuhkan solusi.
Selain strategi fasilitatif, dalam program pendidikan kecakapan hidup juga terdapat tiga strategi pembelajaran, diantanya sebagai berikut:
·           Strategi Renung-Latih-Telaah (RLT) Pendidikan yang berorientasi kecakapan hidup perlu dilaksanakan dengan strategi perenungan hakikat dan makna hidup, pelatihan/pembiasaan tentang bagaimana mengelola (manajemen) hidup, dan penelaahan kisah sukses tokoh-tokoh sukses.
·           Strategi Learner Centred Strategi ini dikembangkan dengan mengadopsi strategi pendidikan kecakapan hidup diselenggarakan dengan prinsip pengembangan kecakapan berdasarkan minat dan kebutuhan individu dan dilakukan secara nyata.
·           Strategi Kurikulum KTSP Kurikulum disempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara nasional. Mutu pendidikan yang tinggi diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, terbuka, berdemokrasi, dan mampu bersaing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga Negara Indonesia.
2.      Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan kecakapan hidup menurut pemahaman saya adalah metode belajar berbasis masalah. Artinya peserta didik lebih banyak dihadapkan dengan berbagai persoalan dalam pembelajaran untuk mencari solusi sehingga menambah pengetahuan mengenai keckapan hidup dan juga dapat meningkatkan taraf hidup peserta didik itu sendiri.

B.       Pendidikan Anak Usia Dini
Strategi yang digunakan dalam program pendidikan anak usia dini menurut pemahaman saya, yaitu:
1.      Strategi Partisipatif
Dalam perkembangan dewasa ini, pendidikan anak usia dini merupakan program penddikan yang diharapkan pada upaya pembelajaran yang sesuai dengan usia anak dan mampu menggali potensi anak, sehingga dapat menjadi bekal dalam kehidupannya dimasa depan.
Strategi ini sesuai dengan program PAUD karena dalam proses pembelajaran yang berlangsung seorang guru PAUD harus mampu melibatkan semua anak didiknya untuk terlibat dalam proses pembelajaran dari awal hingga akhir.

Guru PAUD dalam mengembangkan pendidkan anak usia diniharusa memperhatikan beberapa hal, diantaranya:
·           Berorientasi pada kebutuhan anak
·           Belajar sambil bermain
·           Merangsang kreativitas dan potensi anak
·           Menciptakan lingkungan yang kondusif
·           Pembelajaran terpadu
·           Dilaksanakan ssecara bertahap, berulang-ulang dan terus-menerus
·           Menggunakan berbagai media edukatif dan sumber belajar

2.      Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran PAUD menurut pemahaman saya:
·           Metode berpusat pada anak. Artinya penerapan metode berdasarkan kebutuhan dan kondisi anak bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan pendidikan. Pendidikan  menyesuaikan diri terhadap kebutuhan anak, bukan sebaliknya anak menyesuaikan diri terhadap keinginan dan kemampuan guru.
·           Metode partisipasi aktif. Maksudnya penerapan metode  pembelajaran ditunjukkan untuk membangkitkan anak untuk terus berpatisipasi aktif dalam proses belajar anak. Anak adalah subjek dan pelaku utama dalam proses pendidikan, bukan objek.
·           Metode bersifat holistik dan integratif. Artinya,kegiatan belajar yang diberikan kepada anak tidak terpisah menjadi bagian-bagian seperti pembidangan dalam pembelajaran, melainkan terpadu dan menyeluruh, terkait anatara satu bidang dengan bidang yang lain.
·           Metode fleksibel. Artinya metode pembelajaran yang diterapkan pada anak usia dini bersifat dinamis tidak terstruktur dan disesuaikan dengan kondisi dan cara belajar anak yang memang tidak terstruktur. Anak belajar dengan cara yang dia suka.
·           Metode perbedaan individual. Maksudnya tidak ada anak yang memiliki kesamaan walau kembar sekalipun. Dengan demikian guru dituntut untuk merancang dan menyediakan alternatif kegiatan belajar guna memberi kesempatan kepada anak untuk memilih aktifitas belajar sesuai dengan minat dan kemampuannya.

C.       Pemberdayaan Masyarakat
Strategi yang digunakan dalam program pemberdayaan masyarakat menurut pemahaman saya, yaitu:
1.      Strategi Partisipatif
Pemberdayaan adalah suatu proses menolong individu dan kelompok masyarakat yang kurang beruntung agar dapat berkompetisi secar efektif dengan kelompok kepentingan lainnnya dengan cara menolong mereka untuk belajar menggunakan pendekatan lobi, menggunakan media, terlibat dalam aksi politik, memberikan pemahaman kepada mereka agar dapat bekerja secara sistematik.
Strategi ini menurut saya sesuai dengan pemberdayaan masyarakat karena pemberdayaan masyarakat didasarkan pada asumsi. Nilai, dan prinsip-prinsip agar dalam pelaksanaannya dapat memberdayakan masyarakat berdasarkan inisiatif, kemampuan, dan pastisipasi mereka sendiri.
2.      Metode partisipasi aktif. Maksudnya penerapan metode  pembelajaran ditunjukkan untuk membangkitkan anak untuk terus berpatisipasi aktif dalam proses belajar anak. Anak adalah subjek dan pelaku utama dalam proses pendidikan, bukan objek.

Komentar